Makanan Khas IndonesiaNama : Sukma Uswatun N.No : 26/X MIPA 1Makanan adalah segala bahan yang kita makan atau masuk ke dalam tubuh yang membentuk atau mengganti jaringan tubuh, memberikan tenaga, dan mengatur semua proses dalam tubuh. Makanan khas Indonesia adalah segala jenis makanan olahan asli Indonesia, mulai dari makanan lengkap atau makanan pokok, makanan selingan, dan makanan yang cukup kandungan gizi, serta biasa dikonsumsi oleh masyarakat daerah tersebut. Makanan khas Indonesia merupakan warisan budaya yang tidak ternilai harganya. Indonesia merupakan Negara Kepulauan yang mempunyai 17.580 pulau. Pada setiap pulau, terdapat makanan khas pada setiap daerahnya yang menjadi destinasi wisata kuliner pada daerah tersebut.Makanan khas Indonesia dapat dibagi berdasarkan asal daerahnya. Tempe mendoan, brekecek, sroto purbalingga, dan sup senerek yang berasal dari Jawa Tengah. Di Jawa Timur, banyak kita jumpai makanan khas yang menjadi ciri dari setiap masing-masing daerahnya, yaitu rujak cingur, nasi pecel Madiun, nasi lodho, dan tahu tek. Di Jawa Barat, juga terdapat makanan khas pada setiap daerahnya, antara lain empal gentong, batagor dan siomay, cireng, dan karedok.Tempe mendoan adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah dari daerah Banyumas. Mendoan terbuat dari tempe yang cukup lebar, kemudian dilumuri dengan tepung yang sudah dicampuri bumbu khas, lalu digoreng tidak sampai kering atau mendo. Biasanya mendoan disajikan dengan sambal khas atau cukup dengan cabe rawit (nyigit). Mendoan dapat menjadi lauk (bahasa Jawa : lawuh) untuk makanan sehari-hari dan dapat juga disantap tanpa nasi (bahasa Jawa : digado) bersama keluarga.Brekecek adalah makanan khas Jawa Tengah daerah Cilacap. Cilacap yang terkenal dengan Teluk Penyu dan Nusakambangan memang terkenal dengan hasil lautnya. Brekecek terbuat dari bahan utama yaitu ikan pathak atau ikan jahan. Cara pembuatannya yaitu tumbar, merica, kemiri, garam, bawang putih, kunyit, jahe, cabe merah besar, cabe rawit, tomat, dan gula merah dihaluskan (bahasa Jawa : diuleg) sampai lembut kecuali bawang merah. Kemudian, iris seperti lengkuas, salam dan serai, lalu dikeprek. Siapkan wajan dan panaskan minya goreng, masukkan bumbu ke dalam minyak yang sudah panas. Setelah tercium bau aroma sedap, ikan dimasukkan dan rebus menjadi satu bersama bumbu. Tambahkan gula merah dan penyedap rasa. Tunggu hingga mendidih. Brekecek cocok disantap dalam keadaan hangat.Selanjutnya, ada sroto purbalingga yang juga merupakan makanan khas dari daerah Jawa Tengah. Sroto menjadi salah satu kuliner terlaris karena memiliki cita rasa tersendiri dibandingkan dengan yang lain. Satu ciri khas sroto purbalingga adalah taburan kacang dan kerupuk putihnya. Ada satu jenis sroto purbalingga yang paling terkenal, yaitu sroto kriyik, sebab jika dimakan berbunyi kriyik-kriyik.Sup senerek atau sup kacang merah adalah makanan khas Jawa Tengah dari daerah Magelang. Sup senerek ini sudah ada sejak zaman Belanda. Kuliner yang satu ini memang sangat khas untuk daerah dingin seperti Magelang dan cocok disantap dalam keadaan panas. Bahan utama dari sup ini adalah kacang merah yang direbus hingga lunak dan diberi kaldu ayam, irisan bawang goreng, tomat, dan seledri. Sup senerek ini sudah mulai jarang keberadaannya. Beberapa rumah makan yang masih menyajikan menu sup senerek yaitu Rumah Makan Pak Parto di Pertokoan Rejo Mulyo C no 12, Jalan Ikhlas dan warung senerek Bu Atmo di Jalan Mangkubumi.Selanjutnya, ada masakan khas yang berasal dari Jawa Timur, yaitu rujak cingur. Rujak Cingur adalah salah satu makanan khas Jawa Timur asal Surabaya yang wajib dinikmati. Rujak cingur adalah kuliner asli Surabaya yang paling populer dan menjadi salah satu ikon makanan khas Surabaya. Dinamakan rujak cingur karena bahan utama untuk membuat rujak cingur adalah hidung (cingur) sapi. Kemudian dicampur dengan beberapa bumbu khas lainnya seperti olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Dan dicampur juga dengan beberapa bahan lain timun, kerahi (krai, yaitu sejenis timun khas Jawa Timur), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang. Rujak cingur paling enak dimakan siang hari karena campuran buah dan sayurnya membuat segar dan ketagihan.Makanan khas Jawa Timur selanjutnya adalah nasi pecel yang berasal dari Kabupaten Madiun. Olahan nasi khas Madiun ini mampu menarik banyak pecinta kuliner nusantara untuk mencicipi cita rasanya. Bumbunya sangat gurih. Dapat dimakan dengan sangat pedas. Semua bahan dihaluskan secara alami dengan perpaduan yang sangat pas sehingga menciptakan cita rasa yang tinggi. Bahan yang digunakan dalam pembuatan nasi pecel ini yaitu kacang tanah, rempah-rempah, gula kelapa, berbagai sayuran seperti toge, daun bayam, bunga turi, kubis, dan lain-lain.Nasi lodho merupakan makanan khas yang berasal dari Tulungagung, Jawa Timur. Jika dilihat sekilas, nasi atau sego lodho mirip dengan kare ayam. Yang membedakan nasi lodho dengan kare ayam yaitu hanya pada proses memasak ayamnya. Pada nasi lodho, ayam dipanggang/diasap terlebih dahulu kemudian baru disajikan dengan nasi atau tiwul. Sebagai pelengkap penyajian, bisa ditambahkan dengan sayuran. Saat ini ada dua macam nasi lodho yang dijajakan di Tulungagung, yaitu lodho kuah kental dan encer. Keduanya menjadi makanan yang khas dan banyak pecintanya di daerah Tulungangung, Jawa Timur.Makanan khas Jawa Timur selanjutnya yaitu tahu tek yang berasal dari Tuban. Daerah yang terkenal dengan nelayannya, karena disana terdapat pelabuhan yang cukup ramai. Tahu tek adalah tahu biasa yang digoreng dengan telur kemudian ditambahkan lontong. Tahu tek disajikan dengan bumbu kacang dan petis hitam serta kerupuk udang. Asal mula nama tahu tek adalah saat memotong tahu yang telah digoreng bersama telur menimbulkan bunyi tek tek.Di Jawa Barat, banyak juga kita jumpai makanan khas dari berbagai daerah, yaitu empal gentong. Empal gentong adalah makanan khas Jawa Barat yang berasal dari daerah Cirebon. Dinamakan empal gentong karena tempat untuk menaruh kuah adalah sejenis kuali dan lebih terkenal dengan nama gentong, oleh karena itu dinamakan empal gentong. Jika dilihat sepintas, empal gentong mirip dengan gule. Untuk cita rasa alami, proses memasaknya menggunakan kayu bakar terutama kayu pohon mangga menggunakan gentong. Rasanya sangat lezat karena bahan utama empal gentong adalah daging sapi, usus, dan babat. Ciri pedas khas Jawa Barat adalah sambalnya. Empal gentong dapat disajikan dengan nasi atau lontong.Batagor dan siomay adalah salah satu dari makanan khas dari Bandung, Jawa Barat. Batagor bukan nama sebenarnya karena batagor adalah nama singkatan dari bakso tahu goreng. Batagor terbuat dari tahu yang telah dilembutkan dan diisi adonan berbahan dasar ikan tenggiri dan dicampur dengan tepung tapioka selanjutnya dibentuk bola dan digoreng dalam minyak panas sampai matang. Siomay hampir sama dengan batagor. Keduanya berbahan dasar ikan tengiri, namun cara memasak siomay adalah dengan dikukus. Siomay bisa juga digoreng untuk variasi lain. Batagor dan siomay disajikan menggunakan sambal kacang ditambah kecap dan saos. Beberapa kedai yang terkenal dengan batagor maupun siomay nya seperti Batagor Haji Isan (pelopor batagor Bandung) , Batagor Riri, Batagor Yunus, Batagor Burangrang, Batagor Darto, Batagor Raja, Batagor Lucky, dan Batagor Kingsley.Cireng merupakan makanan khas Jawa Barat yang merupakan singkatan dari aci goreng atau aci yang digoreng. Seperti namanya aci digoreng, cireng terbuat dari tepung tapioka yang dibumbui kemudian digoreng. Bahan untuk membuatnya seperti tepung tapioka, tepung terigu, air, garam, merica bubuk, bawang putih, daun bawang kedelai, dan minyak goreng. Sekarang sudah sangat banyak macam dan rasa dari cireng. Kalau dulu cireng hanya satu warna dan rasa, saat ini sudah bermacam-macam, ada rasa daging ayam, sapi, bakso, sosis, hingga keju dan juga ayam teriyaki.Makanan khas dari Jawa Barat yang sangat terkenal yaitu karedok. Karedok adalah makanan khas Jawa Barat yang dibuat dengan sayur-sayuran mentah. Bumbu karedok hampir sama dengan gado-gado. Yang membedakan antara karedok dengan gado-gado dalah sayur mentahnya saja. Sayur apa saja bisa dibuat karedok, namun yang umum adalah kacang panjang, terong bulat, kol, taoge, ketimun, dan daun kemangi. Bumbunya sendiri seperti cabai merah, kencur, bawang putih, kacang tanah goreng, air asam, gula jawa, garam, dan terasi.
Berbagai macam makanan khas Indonesia diatas hanya merupakan sebagian contoh dari makanan khas Indonesia yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan gizi dan manfaat tergantung dari bahan baku, bahan tambahan, dan teknik pengolahan yang digunakan. Bahan utama produk makanan khas daerah adalah bahan nabati atau hewani. Kandungan nutrisi utamanya adalah karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan air. Jumlah komponen-komponen tersebut berbeda pada setiap bahan, tergantung pada susunan, kekerasan, tekstur, citarasa, dan warna.
Makanan khas Jawa TengahTempe mendoanBrekecekSroto purbalingga
Rabu, 24 Agustus 2016
Langganan:
Postingan (Atom)




